https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/issue/feed JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN 2026-06-29T20:17:53+07:00 Erny Elviany Sabaruddin, S.Pi., M.Si ernyelviany@gmail.com Open Journal Systems <p style="text-align: justify;">Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan adalah Jurnal Ilmiah yang dipublikasikan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Mitra RIA Husada Jakarta. Setiap tahun publikasi dilakukan dua periode yaitu Januari dan Juni. Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan ini fokus pada hasil-hasil penelitian dalam lingkup ilmu kesehatan masyarakat dan kebidanan. Selain itu juga, Jurnal Ilmiah Kebidanan dan Kesehatan dapat membantu memperkaya referensi ilmiah yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.</p> https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/377 PENGARUH KACANG HIJAU TERHADAP KENAIKAN KADAR HEMOGLOBIN PADA SISWI SMP NEGERI 2 PANGGARANGAN, KABUPATEN LEBAK, TAHUN 2025 2026-05-15T20:34:02+07:00 Imelda Diana Marsilia imeldadiana33@gmail.com Rohimah Rohimah imeldadiana33@gmail.com Sinta Dwi Juwita imeldadiana33@gmail.com <p>ABSTRAK Anemia pada remaja putri masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, terutama pada usia sekolah menengah pertama, yang berdampak pada penurunan konsentrasi belajar dan produktivitas. Salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan anemia adalah melalui intervensi gizi berbasis pangan lokal, seperti kacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi SMP Negeri 2 Panggarangan di Puskesmas Panggarangan, Kabupaten Lebak, Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 57 siswi yang mengalami anemia dan dipilih menggunakan teknik purpossive sampling. Intervensi berupa pemberian bubur kacang hijau dilakukan selama 14 hari. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin meningkat dari 10,3 g/dL menjadi 11,6 g/dL dengan nilai p-value = 0,001 (p&lt;0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi. Terdapat pergeseran kategori anemia dari anemia sedang menjadi anemia ringan dan normal. Dapat disimpulkan bahwa pemberian kacang hijau berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi SMP Negeri 2 Panggarangan. Kacang hijau dapat dijadikan alternatif intervensi gizi berbasis pangan lokal dalam upaya penanggulangan anemia remaja putri. Kata kunci: anemia, remaja putri, kacang hijau, hemoglobin</p> 2026-06-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/386 PENGARUH EDUKASI KONTRASEPSI IMPLAN TERHADAP PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR DI TPMB M, KOTA DEPOK, TAHUN 2026 2026-06-17T15:26:59+07:00 Yulita Nengsih yulita_nengsih@mrhj.ac.id Nurhidayah Nurhidayah yulitanengsih2015@gmail.com Lita Ceria Sitorus yulitanengsih2015@gmail.com <p>Rendahnya penggunaan kontrasepsi implan di TPMB M (10%) disebabkan oleh kurangnya pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS), di mana 73,3% belum memahaminya dengan jelas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi menggunakan video terhadap tingkat pengetahuan WUS. Metode penelitian quasi-experiment dengan rancangan one group pretest and posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh WUS di TPMB M. Sampel sebanyak 38 responden diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, diolah, dan diuji menggunakan uji Wilcoxon. Hasil sebelum diberikan edukasi, pengetahuan responden mayoritas berada pada kategori kurang (65,8%) dengan rata-rata nilai 55,13. Setelah diberikan intervensi edukasi video, tingkat pengetahuan responden meningkat menjadi mayoritas kategori baik (52,6%) dengan rata-rata nilai 76,58. Hasil uji statistik didapatkan p-value &lt; 0,001 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi. Kesimpulan ada pengaruh signifikan pemberian edukasi kontrasepsi implan melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan WUS di TPMB M Kota Depok. Disarankan bagi bidan agar dapat meningkatkan perannya sebagai edukator dalam memberikan konseling KB secara intensif menggunakan media video interaktif.</p> 2026-06-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/382 PENGARUH EDUKASI BERBASIS PUZZLE TERHADAP PENCEGAHAN CHILD ABUSE PADA ANAK USIA DINI 2026-05-15T20:31:11+07:00 Rifa Aulia nurulazmi426@gmail.com Nurul Azmi Aprianti nurulazmi426@gmail.com Yulita Nengsih nurulazmi426@gmail.com <p>Kekerasan seksual merupakan tindakan yang tidak diinginkan secara seksual&nbsp; yang berbentuk kontak seksual maupun yang bentuk lainnya dimana anak dilibatkan sebagai objek seksual untuk memenuhi keinginan seksual pelaku yang disertai dengan tekanan fisik dan psikologis. Pencegahan kekerasan seksual bisa dilakukan dalam bentuk edukasi pada anak usia dini yang merupakan salah satu upaya preventif untuk membantu anak memahami akan pentingnya menjaga tubuh sendiri sehingga dapat mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak. Edukasi ini dapat berupa pemberian pengetahuan anak tentang pencegahan kekerasan seksual dengan menggunakan media <em>puzzle</em>. Tujuan: untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan edukasi dalam bentuk puzzel terhadap pencegahan <em>child abuse </em>pada anak PAUD al-fadhilah tahun 2025. Desain Penelitian: desain penelitian yang digunakan yaitu desain penelitian kuantitatif pre-eksperimental dengan pendekatan <em>one grup pre test-post test design</em>. Hasil:&nbsp; penelitian yang dilakukan terhadap 29 responden terdiri dari 13 orang laki-laki dan 16 orang Perempuan, hasil uji nonparametric pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi menunjukkan <em>p</em> value sebesar&nbsp; 0,001 (p &lt;0.05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari edukasi menggunakan puzzle terhadap peningkatan pengetahuan anak dalam mencegah child abuse. Kesimpulan: pemberian edukasi dalam bentuk <em>puzzle</em> dapat meningkatkan pengetahuan anak terhadap pencegahan <em>chill abuse</em>.</p> 2026-06-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/380 STUDI KOMPARATIF EFEKTIVITAS EDUKASI AUDIO VISUAL DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG STUNTING 2026-05-15T20:33:08+07:00 Nina Tresnayanti ummicantiksekali@gmail.com Dina Arihta Tarigan ninatresnayanti8@gmail.com Ai Rosmiati ninatresnayanti8@gmail.com <p><em>Rendahnya pemanfaatan metode kontrasepsi jangka panjang, khususnya Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), menunjukkan adanya keterbatasan pengetahuan, persepsi negatif, serta kurang optimalnya konseling pada akseptor KB. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap akseptor KB terhadap AKDR melalui metode Focus Group Discussion (FGD) di Posyandu Markisa, Sukamanah, Rangkasbitung. Tim pelaksana menggunakan metode FGD interaktif yang melibatkan penyuluhan, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab terarah dengan peserta. Tim melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta perubahan sikap peserta terhadap AKDR. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai manfaat, efektivitas, dan keamanan AKDR, serta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif. Peserta juga menunjukkan peningkatan minat dalam memilih AKDR sebagai metode kontrasepsi jangka panjang. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa metode FGD efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap akseptor KB terhadap AKDR. Oleh karena itu, tenaga kesehatan perlu mengembangkan pendekatan edukasi partisipatif seperti FGD untuk meningkatkan cakupan penggunaan kontrasepsi jangka panjang.</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>&nbsp;</p> 2026-06-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/379 EFEKTIVITAS PEMBERIAN SARI KURMA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKAMPEK TAHUN 2025 2026-05-15T20:35:42+07:00 Dina Arihta Tarigan ditabayu26@gmail.com Daryani Puspitasari ditabayu26@gmail.com Nurulicha Nurulicha ditabayu26@gmail.com <p>Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang signifikan karena dapat meningkatkan risiko komplikasi persalinan dan gangguan perkembangan janin. Penurunan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil disebabkan oleh kebutuhan zat besi yang meningkat selama kehamilan dan rendahnya asupan gizi. Buah kurma yang kaya zat besi, vitamin, dan mineral dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kadar hemoglobin secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Cikampek tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen (<em>pre experimental</em>) dengan <em>desain one group pretest posttest,</em>&nbsp;melibatkan 32 ibu hamil trimester III sebagai sampel yang diambil secara total sampling. Intervensi diberikan selama 10 hari berupa konsumsi 100 gram sari kurma setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata kadar hemoglobin dari 9,76 g/dL sebelum intervensi menjadi 10,56 g/dL sesudah intervensi, dengan rata-rata kenaikan 0,80 g/dL. Analisis <em>Paired Sample T-Test</em>&nbsp;menegaskan peningkatan Hb yang signifikan dengan nilai p &lt; 0,001. Hasil ini membuktikan bahwa sari kurma efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III.&nbsp;Diharapkan ibu hamil trimester III dapat mengimbangi kebutuhan nutrisinya dengan mengonsumsi makanan bergizi, salah satunya sari kurma, yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin</p> 2026-06-29T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/388 PIJAT TUINA TANGAN SEBAGAI TERAPI NONFARMAKOLOGIS DALAM MENURUNKAN INTENSITAS NYERI DISMENORE PADA REMAJA PUTRI 2026-06-10T20:35:51+07:00 Neni Rohaeni dewirostianingsih@gmail.com Dewi Rostiana Ningsih dewirostianingsih@gmail.com Marni Br Karo dewirostianingsih@gmail.com <p>Dismenore merupakan keluhan kram atau nyeri menstruasi pada area perut bagian bawah yang umum dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas harian serta produktivitas akademis. Terapi non-farmakologis seperti pijat Tuina bagian tangan menawarkan pendekatan komplementer yang aman dan minim efek samping melalui stimulasi titik akupresur untuk mengoptimalkan sirkulasi energi dan merangsang pelepasan endorfin. <strong>Tujuan: </strong>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat Tuina bagian tangan dalam mengurangi intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMA PGRI 1 Kota Bekasi Tahun 2025. <strong>Metode: </strong>Desain penelitian menggunakan pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total 110 responden remaja putri kelas XII yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi pijat Tuina dilakukan selama 30 menit pada hari ke-1 hingga ke-3 menstruasi. Instrumen pengukuran intensitas nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik paired samples t-test. <strong>Hasil: </strong>Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri sedang (48,2%), nyeri ringan (31,8%), dan nyeri berat (20%). Setelah diberikan intervensi pijat Tuina, terjadi penurunan intensitas nyeri secara signifikan: 61,8% responden menjadi tidak nyeri, 20% nyeri ringan, dan 18,2% nyeri sedang. Hasil uji paired samples t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p ≤ 0,025), dengan nilai penurunan rerata (mean) sebesar 1,318. <strong>Kesimpulan: </strong>Pijat Tuina bagian tangan terbukti efektif secara signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMA PGRI 1 Kota Bekasi. Teknik ini direkomendasikan sebagai manajemen mandiri terapi non-farmakologis bagi remaja putri.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Dismenore; Pijat Tuina; Remaja Putri; Skala Nyeri NRS; Terapi Non-Farmakologis.</p> 2026-07-19T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/389 MODEL EDUKASI KESELAMATAN BERBASIS PENDEKATAN PERUBAHAN PERILAKU UNTUK MENINGKATKAN BUDAYA K3 PADA PEKERJA DI RUMAH SAKIT 2026-06-10T20:38:45+07:00 Warendi Warendi rendisubang27@gmail.com Rizqiyani Khoiriyah rendisubang27@gmail.com Daniah Daniah rendisubang27@gmail.com Nuraini Nuraini rendisubang27@gmail.com <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya insiden kecelakaan kerja di rumah sakit akibat tindakan tidak aman, di mana edukasi K3 konvensional belum mampu membentuk budaya keselamatan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas "Model Edukasi Keselamatan Berbasis Pendekatan Perubahan Perilaku" guna meningkatkan budaya K3 pada pekerja medis dan non-medis. Penelitian ini menggunakan pendekatan <em>Research and Development</em> (R&amp;D) yang dilanjutkan dengan uji efektivitas melalui desain <em>Quasi-Experimental Pretest-Posttest with Control Group</em>. Hasil uji statistik bivariat menunjukkan peningkatan yang signifikan pada skor perilaku aman di kelompok intervensi (p &lt; 0.05). Analisis multivariat lebih lanjut membuktikan bahwa model edukasi ini berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan skor Budaya K3 (p = 0.000). Pekerja yang mendapatkan intervensi model edukasi memiliki skor 16,85 poin lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Model intervensi ini secara akumulatif mampu menjelaskan 68,5% dari varians perubahan Budaya K3. Kesimpulannya, pengintegrasian keilmuan promosi kesehatan dalam model edukasi ini terbukti efektif mengubah paradigma edukasi menjadi pemberdayaan partisipatif yang sukses meningkatkan budaya keselamatan di rumah sakit.</p> 2026-08-03T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/383 EFEKTIVITAS SARI KEDELAI DAN AKUPRESUR TITIK SP6 (SANYINJIAO) SERTA HT7 (SHENMEN) TERHADAP INTENSITAS HOT FLASHES PADA WANITA PERIMENOPAUSE 2026-06-25T07:33:30+07:00 Sri Kubillawati kubillawatisri@gmail.com Rizkia Rizkia kubillawatisri@gmail.com <p><em>Hot flashes</em> merupakan keluhan yang paling sering dirasakan wanita pada masa perimenopause akibat penurunan hormon estrogen. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan kualitas hidup sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas pemberian sari kedelai dan terapi akupresur titik SP6 serta HT7 terhadap penurunan intensitas gejala somato-vegetatif (<em>hot flashes</em>) pada wanita perimenopause. Desain penelitian menggunakan <em>quasi-experiment</em> dengan rancangan <em>two-group pre-test and post-test</em>. Sampel berjumlah 20 responden yang diambil dengan teknik <em>purposive sampling</em>. Tingkat keluhan diukur menggunakan sub-skala somato-vegetatif dari kuesioner <em>Menopause Rating Scale</em> (MRS). Data dianalisis menggunakan uji <em>Paired Samples T-Test</em> dan <em>Independent Samples T-Test</em>. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor rata-rata gejala somato-vegetatif pada kedua kelompok (p &lt; 0,05). Namun, kelompok sari kedelai menunjukkan penurunan intensitas yang lebih signifikan dibandingkan kelompok akupresur (p &lt; 0,001). Sari kedelai terbukti lebih efektif dibandingkan terapi akupresur dalam menurunkan intensitas keluhan somato-vegetatif pada wanita perimenopause. Hasil ini dapat menjadi referensi bagi bidan dalam memberikan asuhan komplementer yang praktis.</p> 2026-08-03T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/387 IMPLEMENTASI EDUKASI KESEHATAN BERBASIS BUDAYA DALAM PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA MASYARAKAT BADUY LUAR KABUPATEN LEBAK, BANTEN 2026-06-25T07:34:11+07:00 Diah Warastuti diahcary@gmail.com Carwadi Carwadi diahwarastuti@gmail.co.id Ridho Muhamad Dhani diahwarastuti@gmail.co.id Nurul Azmi diahwarastuti@gmail.co.id Veronika Simamora diahwarastuti@gmail.co.id <p>Masyarakat adat memiliki karakteristik budaya yang mempengaruhi perilaku kesehatan, termasuk masyarakat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten. Nilai adat dan kearifan lokal yang masih kuat menyebabkan perilaku kesehatan masyarakat lebih banyak dipengaruhi oleh tradisi dibandingkan pendekatan medis modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta mengimplementasikan edukasi kesehatan berbasis budaya pada masyarakat Baduy Luar. Penelitian menggunakan metode <em>mixed-methods</em> dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian sebanyak 35 responden yang diperoleh melalui purposive sampling. Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji <em>chi-square</em>, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki perilaku PHBS kurang (54,3%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku PHBS (p-value=0,021; OR=8,75) dan hubungan signifikan antara sikap dengan perilaku PHBS (p-value=0,034; OR=4,13). Temuan kualitatif menunjukkan bahwa budaya adat, persepsi manfaat pengobatan tradisional, serta keterbatasan akses kesehatan menjadi faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan masyarakat. Edukasi kesehatan berbasis budaya terbukti lebih mudah diterima masyarakat karena dilakukan melalui pendekatan komunikatif dan partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan budaya dengan promosi kesehatan modern dapat meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat.</p> 2026-08-03T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN https://e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/view/385 HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA SISWI KELAS 10 SMA BINA MULYA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025 2026-05-15T20:37:56+07:00 Eka Maulana Nurzanah ekamaulananurzanah@gmail.com Yulita Nengsih ekamaulananurzanah@gmail.com Nurhidayah Nurhidayah ekamaulananurzanah@gmail.com Sumaria Puspita Dewi ekamaulananurzanah@gmail.com <p>Dismenorea adalah istilah nyeri akibat menstruasi, nyeri ini berlokasi di perut bagian bawah. Angka kejadian dismenorea di seluruh dunia sangat besar yaitu rata-rata lebih dari 50% perempuan di seluruh dunia pernah mengalami dismenorea. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian dismenorea pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik. Responden pada penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas 10 SMA Bina Mulya Bandar Lampung. Data mengenai intensitas aktivitas fisik menggunakan kuesioner <em>International Physical Activity Questionnairre </em>(IPAQ). Data dianalisis menggunakan chi square. Dari penelitian ini didapatkan derajat dismenorea terbanyak adalah dismenorea ringan dan intensitas aktivitas fisik terbanyak adalah aktivitas fisik ringan. Kesimpuan dari penelitian ini adalah tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara intensitas aktivitas fisik dengan kejadian dismenorea melalui hasil uji hipotesis dengan nilai signifikansi 0,392. Sarannya penerapan gaya hidup sehat melalui kegiatan olahraga teratur di lingkungan sekolah seperti senam seminggu sekali untuk mengurangi nyeri haid yang dirasakan ketika menstruasi.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata kunci : <em>dismenorea</em>, aktifitas fisik, remaja putri</p> 2026-08-07T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH KEBIDANAN DAN KESEHATAN