Isi Artikel Utama
Abstrak
Rendahnya penggunaan kontrasepsi implan di TPMB M (10%) disebabkan oleh kurangnya pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS), di mana 73,3% belum memahaminya dengan jelas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi menggunakan video terhadap tingkat pengetahuan WUS. Metode penelitian quasi-experiment dengan rancangan one group pretest and posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh WUS di TPMB M. Sampel sebanyak 38 responden diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, diolah, dan diuji menggunakan uji Wilcoxon. Hasil sebelum diberikan edukasi, pengetahuan responden mayoritas berada pada kategori kurang (65,8%) dengan rata-rata nilai 55,13. Setelah diberikan intervensi edukasi video, tingkat pengetahuan responden meningkat menjadi mayoritas kategori baik (52,6%) dengan rata-rata nilai 76,58. Hasil uji statistik didapatkan p-value < 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi. Kesimpulan ada pengaruh signifikan pemberian edukasi kontrasepsi implan melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan WUS di TPMB M Kota Depok. Disarankan bagi bidan agar dapat meningkatkan perannya sebagai edukator dalam memberikan konseling KB secara intensif menggunakan media video interaktif.
