Isi Artikel Utama
Abstrak
Dismenorea adalah istilah nyeri akibat menstruasi, nyeri ini berlokasi di perut bagian bawah. Angka kejadian dismenorea di seluruh dunia sangat besar yaitu rata-rata lebih dari 50% perempuan di seluruh dunia pernah mengalami dismenorea. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian dismenorea pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik. Responden pada penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas 10 SMA Bina Mulya Bandar Lampung. Data mengenai intensitas aktivitas fisik menggunakan kuesioner International Physical Activity Questionnairre (IPAQ). Data dianalisis menggunakan chi square. Dari penelitian ini didapatkan derajat dismenorea terbanyak adalah dismenorea ringan dan intensitas aktivitas fisik terbanyak adalah aktivitas fisik ringan. Kesimpuan dari penelitian ini adalah tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara intensitas aktivitas fisik dengan kejadian dismenorea melalui hasil uji hipotesis dengan nilai signifikansi 0,392. Sarannya penerapan gaya hidup sehat melalui kegiatan olahraga teratur di lingkungan sekolah seperti senam seminggu sekali untuk mengurangi nyeri haid yang dirasakan ketika menstruasi.
Kata kunci : dismenorea, aktifitas fisik, remaja putri
