Isi Artikel Utama
Abstrak
ABSTRAK Anemia pada remaja putri masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat, terutama pada usia sekolah menengah pertama, yang berdampak pada penurunan konsentrasi belajar dan produktivitas. Salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan anemia adalah melalui intervensi gizi berbasis pangan lokal, seperti kacang hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi SMP Negeri 2 Panggarangan di Puskesmas Panggarangan, Kabupaten Lebak, Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 57 siswi yang mengalami anemia dan dipilih menggunakan teknik purpossive sampling. Intervensi berupa pemberian bubur kacang hijau dilakukan selama 14 hari. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin meningkat dari 10,3 g/dL menjadi 11,6 g/dL dengan nilai p-value = 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah intervensi. Terdapat pergeseran kategori anemia dari anemia sedang menjadi anemia ringan dan normal. Dapat disimpulkan bahwa pemberian kacang hijau berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada siswi SMP Negeri 2 Panggarangan. Kacang hijau dapat dijadikan alternatif intervensi gizi berbasis pangan lokal dalam upaya penanggulangan anemia remaja putri. Kata kunci: anemia, remaja putri, kacang hijau, hemoglobin
