Isi Artikel Utama
Abstrak
Perilaku berkendara tidak aman merupakan perilaku yang dapat membahayakan individu pengendara dan individu lain yang ada di sekitarnya. Safety riding adalah upaya atau program berkendara dengan selamat yang dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan dampak akibat kecelakaan lalu lintas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perilaku safety riding berdasarkan pengetahuan, masa berkendara, riwayat kecelakaan dan peran teman kerja pada pengemudi ojek pangkalan di Kecamatan Ciracas Jakarta Timur Tahun 2023. Manfaat penelitian diharapkan dapat menjadi sumber informasi pada pengendara ojek pangkalan guna untuk saling meningkatkan perilaku safety riding. Sampel penelitian ini berjumlah 72 pengendara ojek pangakalan dengan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan deskriptif analitik dengan desain cross sectional dan uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan persentase pengendara yang berkendara tidak aman berisiko tinggi sebanyak 44 pengendara ojek pangakalan (61,1%) dan adanya perbedaan perilaku safety riding berdasarkan pengetahuan (P value = 0,002), riwayat kecelakaan (P value= 0,003) dan tidak adanya perbedaan perilaku safety riding berdasarkan peran teman kerja (P value 0,074), masa berkendara (P value 0,219). Diharapkan sesama pengendara ojek pangkalan saling mengingatkan untuk berperilaku aman dalam berkendara dan memberikan informasi menggunakan poster di setiap titik ojek pangakalan di Kecamatan Ciracas.
