Isi Artikel Utama
Abstrak
Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan dan keselamatan kerja yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kecelakaan pada saat bekerja. Menurut International Labour Organization ( ILO) sekitar 32% karyawan di dunia mengalami kelelahan akibat kerja. Dampak dari kelelahan kerja adalah prestasi kerja menurun, badan terasa tidak enak, semangat kerja menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara waktu kerja, indek masa tubuh, kebiasaan merokok dan kebiasaan olahraga terhadap kelelahan kerja. Populasi penelitian ini adalah 35 karyawan. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Data yang digunakan adalah data primer dengan membagikan kuesioner. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara waktu kerja (p = 0.012), IMT (p = 0.040), kebiasaan merokok (p = 0.012), dan kebiasaan olahraga (p = 0.001). dengan kelelahan kerja. Diharapkan perusahaan dapat mempertimbangkan untuk mengatur waktu kerja, konsumsi makanan, melakukan preventif kebiasaan merokok, dan melakukan peregangan setiap 4 jam sekali pada karyawan untuk menghindari kelelahan kerja
