Isi Artikel Utama
Abstrak
Tindakan tidak aman merupakan tindakan yang berpotensi membahayakan pekerja atau orang lain sehingga memungkinkan terjadinya kecelakaan. Tindakan tidak aman dapat terjadi karena faktor internal dan eksternal seperti, pengetahuan, sikap dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode deskirptif analitik cross sectional. Jumlah responden dalam penelitian sebanyak 60 pekerja dan diolah dengan chi – square. Untuk pengukuran tindakan tidak aman, pengetahuan, sikap dan pengawasan menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tindakan tidak aman dengan pengetahuan (p = 0.040), tindakan tidak aman dengan sikap (p = 0.044), tindakan tidak aman dengan pengawasan (p = 0.018). Sebanyak 39 responden (65%) mengalami tindakan tidak aman, diantaranya 35 responden (58.3%) dengan pengetahuan kurang, 40 responden (66.7%) sikap negatif dan 32 responden (51.7%) pengawasan kurang. Dalam rangka mengurangi tindakan tidak aman oleh pekerja perusahaan dapat membuat poster terkait tindakan tidak aman, memberikan reward dan punishment, serta melaksanakan inspeksi lapangan dan alat secara rutin
