Isi Artikel Utama

Abstrak

ABSTRAK
Remaja putri rata-rata mengalami nyeri dismenore pada perut bagian bawah menyebar ke daerah pinggang, terjadi
di awal dan selama menstruasi yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dimana ada cara nonfarmakologis yang
mudah dan praktis dalam menurunkan nyeri dismenore yaitu terapi akupresur. Terapi akupresur merupakan terapi
komplementer berasal dari Tiongkok dapat digunakan untuk meminimalisir nyeri dismenore menggunakan jari
tangan dengan cara penekanan pada titik meridian tertentu (titik akupresur). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh pemberian terapi akupresur terhadap intensitas dismenore pada remaja putri. Desain pada
penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan rancangan one group pre-test and post-test design.
Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Metode
menggunakan,metode pengumpulan data primer, analisis data menggunakan uji-Wilcoxon. Pengumpulan data
dengan observasi nyeri menstruasi sebelum dan sesudah intervensi, yang dilakukan 2 kali sehari selama 2 hari
pada saat menstruasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum pemberian terapi akupresur 36 responden (72%)
mengalami nyeri ringan (1-3) dan sesudah pemberian terapi akupresur 36 responden (72%) mengalami tidak nyeri
(0). Rata-rata nyeri pada saat pre-test adalah 2,34 dan post-test menjadi 1,34. Hasil uji statistic didapatkan nilai pvalue 0,00 dengan nilai p-value < 0,05 yang berarti memiliki perbedaan nilai yang sangat bermakna. Perlu untuk
melakukan Teknik akupresur dalam menangani nyeri dismenore pada remaja. Kesimpulan bahwa terapi
akupresur sangat bermanfaat dalam penurunan skala nyeri menstruasi.



Kata Kunci: Menstruasi, Dismenore, Terapi Akupresur, Remaja Putri, Komplementer

Rincian Artikel