Isi Artikel Utama
Abstrak
Nyeri punggung bawah (Low Back Pain) merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak pada produktivitas kerja. Terjadinya nyeri punggung bawah mengakibatkan banyak waktu yang terbuang dan hal ini berdampak pada produktivitas kerja yang menurun, sehingga perusahaan membutuhkan pekerja pengganti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan postur kerja, aktivitas fisik, indeks massa tubuh dan masa kerja dengan keluhan nyeri punggung bawah (low back pain). Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pekerja di PT. X Bekasi Jawa Barat Tahun 2022 yang berjumlah 50 responden, dan untuk sampel yang diambil sebanyak 40 responden. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (55%) pekerja di PT. X mengalami keluhan nyeri punggung bawah (low back pain). Data menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang bermakna keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) berdasarkan postur kerja (p value = 0,005), aktivitas fisik (p value = 0,002), indeks massa tubuh (p value = 0,028) dan masa kerja (p value = 0,014). Saran yang diberikan adalah sebaiknya perusahaan menyediakan lembar petunjuk kerja, melakukan stretching, memberikan pelatihan, melakukan rolling kerja, dan melakukan pemeriksaan medis secara berkala terkait keadaan otot dan tulang.
