Isi Artikel Utama
Abstrak
Stres kerja merupakan hazard psikososial yang berasal dari berbagai sumber seperti, organisasi kerja, desain kerja, kondisi kerja dan hubungan rekan kerja. Hal ini akan menjadi risiko dalam kesehatan dan keselamatan kerja serta salah satu permasalahan yang sering dialami di berbagai belahan dunia. Saat ini stres kerja menjadi isu global yang sangat berpengaruh pada seluruh profesi baik di negara maju maupun berkembang. Stres kerja adalah faktor yang menyebabkan pekerja tertekan, bosan, dan merasa kondisi yang tidak nyaman dalam bekerja di perusahaan.1 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan stres kerja terhadap komitmen organisasi, beban kerja dan iklim organisasi pada pekerja di PT. Ikhtiar Mulia Konstruksi tahun 2021. Penelitian ini bersifat kuantitatif, menggunakan metode deskriftif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu dengan memberikan kuesioner. Sampel yang akan dijadikan sebagai objek penelitian adalah seluruh pekerja di PT. Ikhtiar Mulia Konstruksi tahun 2021 sebanyak 60 pekerja. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada perbedaan yang bermakna beban kerja,terhadap stres kerja dan tidak terdapat perbedaan yang bermakna komitmen organisasi, iklim organisasi terhadap stres kerja di PT. Ikhtiar Mulia Konstuksi tahun 2021. Untuk mengurangi jumlah pekerja yang mengalami stres kerja terhadap beban kerja, perusahaan disarankan agar ditambahnya jumlah pekerja atau mengubah sistem kerja menjadi shift.
