Isi Artikel Utama

Abstrak

Pendidikan kesehatan adalah serangkaian pengalaman yang mempengaruhi pengetahuan seorang individu.
Keberhasilan penyuluhan kesehatan tergantung kepada komponen atau media pembelajaran. Berdasarkan
hasil data rekapitulasi siswi SMP Negeri 1 Cisalak yang harus meninggalkan kegiatan belajar dan isirahat
dirumah dikarenakan dismenore sebanyak 33%, angka tersebut cukup tinggi dibandingkan dengan angka
kejadian penyakit lain yang menyababkan siswi untuk istirahat dirumah.Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan melalui media video dan leaflet terhadap pengetahuan remaja
putri mengenai penanganan dismenore dengan abdominal stretching di SMP Negeri 1 Cisalak. Penelitian ini
menggunakan desain Quasi Eksperimen dan menggunakan metode pendekatan Non equivalent control group
(pretest posttest control group design). Sampel dari penelitian ini sebanyak 153 siswi yang diambil dari kelas
IX di SMP Negeri 1 Cisalak. Responden akan dibagi dalam dua kelompok. Sebanyak 77 siswi masuk dalam
kelompok video dan sebanyak 76 siswi masuk kedalam kelompok leaflet. Instrument yang digunakan adalah
kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2020. Hasil penelitian menggunakan Paired
samples T-Test dengan rata-rata skor pengetahuan kelompok leaflet 80.07 dan kelompok video 83.70
dengan P-Value sebesar 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata
skor antara kelompok leaflet dan video. Sehingga pendidikan kesehatan lebih efektif diberikan dengan media
video. Diharapkan penelitian ini menambah wawasan tentang pendidikan kesehatan melalui media video.
Kata Kunci: Dismenore, Abdominal Stretching, Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan, Media Video, Media
Leaflet.

Rincian Artikel