Isi Artikel Utama

Abstrak

Pendahuluan: Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya
pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Kejadian balita stunting (pendek) merupakan
masalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG)
selama tiga tahun terakhir, pendek memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalah
gizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk. Prevalensi balita pendek mengalami
peningkatan dari tahun 2016 yaitu 27,5% menjadi 29,6% pada tahun 2017
Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis analitik observasional dengan menggunakan
desain cross sectional Jumlah sampel sebanyak 62 balita Teknik pengambilan sample dengan
cara secara total sampling. variabel independen adalah ASI ekslusif,pengetahuan,pendidikan,
Pendapatan Keluarga dan Status Gizi Ibu dan variabel dependen adalah kejadian stunting
Hasil: bahwa dari hasil tabulasi silang menunjukan bahwa dari 62 Balita yang mengalami
Stunting sebanyak 33 (69,4%) yang tidak di berikan ASI ekslusif sebanyak sedangkan yang
tidak ASI Ekslusif 39 (62,9%) dengan pengetahuan kurang sebanyak 41 (66,1%). berpendidikan
rendah sebanyak 42 (67,7%), pendapatan yang tidak sesuai UMP 43 (69,4%). status gizi ibu
dengan KEK sebanyak 43 (69,4)
Analisis : Sehingga berdasarkan hasil uji menggunakan program SPSS 22,0 menggunakan Uji
Chi Square, dengan taraf signifikan derajat kemaknaan α = 0,05 didapatkan bahwa ada
hubungan yang signifikan antara Pendidikan dengan Kejadian Stunting dengan nilai p value
0,000, ada hubungan yang signifikan antara Penghasilan dengan Kejadian Stunting dengan nilai
p value 0,000, ada hubungan yang signifikan antara Status Gizi dengan Kejadian Stunting
dengan nilai p value 0,000 dan tidak ada hubungan antara Pemberian ASI ekslusif dengan
kejadian Stunting dengan nilai p value 0,271,tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan
kejadian stunting dengan nilai p value 0,023,
Diskusi: Secara kualitatif maka terdapat hubungan antara Pendidikan, penghasilan, dan status
gizi dengan kejadian stunting di posyandu kenanga I wilayah kerja puskesmas cilandak Jakarta
Selatan Disarankan untuk meningkatkan upaya pencegahan kejadian status gizi selama hamil
melalui Pendidikan Kesehatan

Kata Kunci

Stunting, pengetahuan, status gizi, ASI Eklusif Stunting, knowledge, nutritional status, exlusive BREAST milk

Rincian Artikel